CALL CENTER GPPI

Profil GPPI

“Membangun sebuah gereja yang disempurnakan. “

 

(I Tesalonika 5:23 – Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.)

SEJARAH GEREJA

GPPI memulai ibadahnya di kota Kediri pada kisaran tahun 1972. Dengan menempati area 10×4 meter di sebuah garasi dari rumah yang dipinjamkan oleh salah seorang jemaat yang berlokasi di sekitar Jl. Brawijaya Kota Kediri, GPPI bermula hanya melayani 10 kepala keluarga.

Sekitar enam bulan kemudian pada tahun yang sama  GPPI memindahkan lokasi ibadah di Jl. Hayam Wuruk 81 Kediri.Sejak itulah ibadah secara permanen dilaksanakan setiap minggunya. Di tempat itulah berdiri sebuah Sinode yang secara nasional telah diakui oleh Negara Republik Indonesia pada tahun 1983.

GPPI secara resmi mengembangkan sayapnya di seluruh penjuru Indonesia, bahkan sampai saat ini telah memiliki kantor pewakilan di luar negeri yaitu di Belanda dan Jerman. Seiring berjalannya waktu, jemaat telah bertumbuh dan berkembang sampai dengan 1500 jemaat. Kemudian pada tahun 1993 pindah ke Jl. Brawijaya 27 Kediri dan mulai beribadah di tempat tersebut sampai saat ini.

Sepeninggal Alm. Bapak Gembala, DR. Rev. Ch. Paulus, M. A., pada 2004 tongkat estafet pengembalaan dilanjutkan oleh putranya Bapak Pdt. Ebzan Paulus, B. B. A dan pada tahun 2006 dimulailah renovasi total terhadap gedung gereja di Jl. Brawijaya 27 Kediri. Dalam tempo hanya 7 bulan pembangunan renovasi gedung gereja telah diselesaikan dengan total biaya Rp. 1,2 milyar. Gedung GPPI baru diresmikan pada 22 Juli 2007 oleh Walikota Kediri Bpk. Drs. H. A. Maschut. Peresmian ini dihadiri oleh jajaran muspida Kota Kediri, kapolwil, kapolresta, ketua DPRD, dandim, kepala kejaksaan negeri, kepala kehakiman, dan disaksikan oleh seluruh jemaat, undangan dan simpatisan masyarakat kota Kediri.

PROFIL PENDIRI GPPI

Pdt. DR. Rev. Chandra Paulus, M. A.

dilahirkan di Manado, Sulawesi Utara pada 1 April 1936. Beliau merantau ke pulau Jawa untuk menempuh studi di Akademi Teknik Bangunan Sipil Bandung mengambil jurusan Teknik Sipil. Di masa mudanya, beliau membantu pelayanan di gereja-gereja aliran Pentekosta, antara lain di kota Surabaya, Denpasar, dan Mataram sebagai pioneer aliran Pantekosta di Indonesia.

Bersama dengan beberapa guru besar seperti Van Gessel, Pdt. DR. Rev. Ch. Paulus, M. A. mengembangkan aliran Pantekosta di Indonesia. Bahkan beliau sempat mendirikan beberapa gereja di sekitar kota Surabaya dan juga membantu pendirian Sekolah Alkitab di Surabaya yang mencetak hamba-hamba Tuhan untuk disebarkan di seluruh pelosok Indonesia.

Didampingi oleh istri tercinta, Pdt. Dra. Dian Kurniawati, pada 1972 Pdt. DR. Rev. Ch. Paulus, M. A. memulai pelayanan di kota Kediri dengan hanya melayani 10 kepala keluarga. Dengan penyertaan dan kemurahan Tuhan, akhirnya pada tahun 1983 beliau berhasil mendirikan sebuah sinode mandiri dan mempunyai izin dari pemerintah. Sinode ini berdiri dengan motto jaya di bumi dan jaya di dalam Kerajaan Surga.

Beliau menyelesaikan beberapa pendidikan akademik antara lain:

  • Meraih gelar M. A. (Master of Art) dari Taimei University Taiwan
  • Meraih gelar Doktor dari Taimei University Taiwan

Di dalam kesehariaannya beberapa jabatan telah dijabat antara lain sebagai:

  • Ketua IKABRA (Ikatan Karya Brawijaya) Kota Kediri
  • Ketua AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia) Kota Kediri
  • Dewan Penasehat Golkar Kab. Kediri
  • Anggota DPRD Kab. Kediri
  • Ketua Perwakilan SOKSI Jawa Timur
  • Pendiri Organisasi KAWANUA Manado se-karesidenan Kediri
  • Anggota beberapa LBH (Lembaga Bantuan Hukum)
  • Anggota Persatuan Wartawan Kota Kediri
  • Tokoh Masyarakat Kota Kediri yang berperan aktif dalam kegiatan/ acara di Kota Kediri

Adapun jabatan kerohanian yang pernah diduduki beliau antara lain sebagai:

  • Ketua Umum dan Pendiri Sinode Gereja Pusat Pantekosta Indonesia
  • Pencetus dan pendiri Badan Kerjasama Antar Gereja (sekarang BAMAG) se-karesidenan Kediri
  • Pengurus Dewan Pantekosta Indonesia (sekarang PGPI)
  • Ketua PUKRIP (Persatuan Umat Kristen Pantekosta)
  • Gembala Sidang GPPI Pusat

Beliau kembali ke pangkuan Allah Bapa di Surga pada tanggal 26 Agustus 2004.

PROFIL KETUA UMUM

Pdt. Ebzan Ch. Paulus, B. B. A.

Pdt. Ebzan Ch. Paulus, B. B. A. dilahirkan di Kediri pada 14 Desember 1972. Setelah menyelesaikan studi sampai tingkat SMA, beliau menempuh pendidikan akademik di bidang Bisnis dan Ekonomi di Tennesee Technological University, U.S.A. dan menyelesaikan pendidikan di Georgia Southern University U.S.A. di bidang Finance and Risk Management dengan meraih gelar Bachelor of Bisnis Administration.

Beliau juga menempuh pendidikan di bidang kerohanian antara lain:

  • Holy Spirit Studies di Duke University, North Carolina, S. A. pada tahun 1993
  • Praise and Worship Training di Tennesee, S. A. pada tahun 1993
  • Member of Billy Graham Crusaide pada tahun 1991 – 1995
  • Aktif dalam Baptist Student Union pada tahun 1991 – 1993

Keanggotaan organisasi yang dimiliki sampai saat ini :

  • Honor member of PI SIGMA EPSILON (lifetime)
  • National Sales and Marketing Fraternity (lifetime)

Berlatar belakang seorang profesional, beliau mengawali karir di Sea Island Bank USA, kemudian meneruskan karir di bidang industri sebagai Indonesia Representative of Royal Jewelry Corp. Hongkong pada akhirnya dipindahkan ke pabrik di Surabaya menduduki posisi Direktur. Beliau meneruskan karirnya di bidang keuangan dan manajemen resiko, juga memiliki beberapa outlet perhiasan dan garmen.

Beliau meneruskan tongkat estafet penggembalaan di GPPI sejak Agustus 2004. Hingga saat ini, Pdt. Ebzan Paulus, B. B. A. melayani di GPPI Pusat Kediri sebagai gembala sidang dan juga menjabat sebagai ketua umum sinode Gereja Pusat Pantekosta Indonesia.